BABY

6 Tips yang Bisa Anda Terapkan agar Bayi Tidur Nyenyak di Malam Hari



Selain menyusu, tidur merupakan aktivitas utama bayi baru lahir di 3 bulan pertama kehidupannya. Di usia ini, Si Kecil juga belum mengenal yang namanya siang dan malam. Itulah yang membuat pola tidurnya jadi tidak teratur. Ia bisa saja tidur lebih lama di siang hari dan terjaga di malam hari—saat Moms justru ingin sekali beristirahat.

Meskipun ini hal yang normal terjadi pada bayi usia 3 bulan, Moms tetap perlu membantu Si Kecil belajar membedakan antara siang dan malam sejak dini, sehingga nantinya ia akan memiliki kebiasaan tidur yang baik dan teratur.

Untuk membantu memudahkan tugas Anda, berikut ini 6 tips yang bisa Moms terapkan pada Si Kecil agar ia dapat tidur nyenyak di malam hari.

1. Tetapkan jadwal tidur

Tiga bulan pertama ritme sirkadian Si Kecil belum matang​​ (mature), yang membuat pola tidurnya tidak teratur. Meskipun begitu, tidak pernah terlalu dini (dan tentunya tidak pernah terlalu terlambat) untuk mulai menetapkan jadwal tidur buat bayi Anda. Caranya, cobalah tidurkan Si Kecil setiap malam pada waktu yang sama, yang akan membantu membentuk pola dan ritme tidur biologis bayi Anda, Moms.

2. Terapkan rutinitas tidur

Sejak dini, di usia 6-8 minggu, cobalah mulai menerapkan rutinitas tidur yang menyenangkan untuk Si Kecil. Rutinitas tidur ini biasanya mencakup mandi sebelum tidur untuk membuat tubuhnya lebih rileks, sehingga ia jadi lebih mudah tertidur. Setelah itu, kenakan Si Kecil pakaian tidur yang hangat dan nyaman.

Beri juga bayi Anda pijatan lembut menggunakan minyak telon dari jari kaki hingga pinggulnya, jari tangan hingga bahunya, dan bagian dada hingga perutnya. Sambil memberinya pijatan, bacakan ia cerita atau nyanyikan ia lagu pengantar tidur.

Terakhir, redupkan atau matikan lampu di kamar tidur untuk menciptakan suasana tidur yang nyaman dan tenang.

Lakukan semuanya dengan urutan yang sama setiap malam agar bayi Anda belajar mengenali jika itu adalah rutinitas yang dilakukan sebelum tidur dan setelah semua rutinitasnya selesai, itu artinya saatnya tidur.

3. Ciptakan lingkungan tidur yang mendukung

Meletakkan white-noise machine untuk meredam kebisingan dari luar bisa menciptakan lingkungan tidur yang optimal untuk bayi baru lahir. Di usia ini, sering kali bayi tidur REM (Rapid Eye Movement)—disebut juga sebagai tidur aktif—di mana bayi tertidur tapi mata (dalam keadaan tertutup) masih bergerak dan otaknya masih aktif.Bahkan terkadang ia bisa tertidur sambil tersenyum atau tertawa.

Ini adalah fase tidur ringan di mana mimpi terjadi, yang sepertinya hampir semua hal atau suara bisa membangunkannya. White-noise machine mampu meredam suara-suara tersebut, yang mungkin bisa membangunkan Si Kecil.

Selain itu, penting juga untuk memasang blackout curtain untuk menghalangi cahaya terang dari luar yang masuk ke dalam kamar yang bisa mengganggu tidur Si Kecil, sehingga tercipta lingkungan tidur yang lebih optimal, tenang, dan nyaman.

4. Bedong bayi

Membedong merupakan tips berikutnya yang bisa Moms terapkan pada bayi agar Si Kecil tidur nyenyak di malam hari. Membedong bayi bisa menghangatkan tubuhnya dan mencegahnya terlalu banyak bergerak, karena bayi tidak memiliki kontrol motorik dan sering menggerakkan anggota tubuhnya atau berkedut tanpa sadar.

Gerakan-gerakan tersebut bisa membangunkan Si Kecil secara tak sengaja. Oleh karena itu, membedong bayi bisa menjadi tips terbaik untuk membuat bayi tidur nyenyak di malam hari.

Saat membedong Si Kecil, pastikan untuk menyisakan cukup ruang buat pinggul dan kaki Si Kecil tetap bergerak. Jangan membedongnya terlalu ketat, karena bisa membuatnya tidak nyaman dan menyebabkan masalah pinggul di kemudian hari.

Hentikan membedong bayi Anda saat ia mulai banyak bergerak, berguling, dan belajar untuk tengkurap sendiri, karena hal tersebut bisa membuat Si Kecil tidak nyaman.

5. Atur suhu kamar

Kita semua tentunya bisa tidur dengan nyenyak di kamar tidur yang sejuk, bukan? Nah, tidak terkecuali dengan bayi. Karena itu, atur suhu kamar tidur antara 20-23 derajat Celsius agar Si Kecil tidur dengan nyaman. Jangan lupa, kenakan Si Kecil pakaian lengkap dan cukup hangat ya, Moms.

6. Beri bayi stimulasi di siang hari

Para ahli mengatakan bahwa bayi akan merasa lebih lelah (dan lebih siap untuk tidur di malam hari) saat Anda mengajaknya untuk lebih aktif di siang hari dengan memberinya stimulasi yang sesuai dengan usianya, misalnya dengan mengajak Si Kecil berbicara dan bernyanyi atau mengajaknya tummy time.

Mengajak Si Kecil aktif di siang hari akan membantunya cepat tertidur dan tidur lebih nyenyak di malam hari sekaligus membantunya belajar mengasosiasikan bahwa siang hari adalah waktunya bermain dan malam hari merupakan waktunya tidur.

Namun, hindari memberikan stimulasi selama rutinitas tidur Si Kecil. Alih-alih melakukan hal tersebut, Anda sebaiknya ciptakan suasana yang tenang dan rileks sehingga ia jadi lebih mudah terlelap.

Nah, itulah 6 tips yang bisa Moms terapkan pada bayi Anda agar ia bisa tidur nyenyak di malam hari. Seiring bertambahnya usia dan dengan bantuan Moms, Si Kecil pastinya akan lebih mudah terlelap dan tidur lebih nyenyak di malam hari. (M&B/Fariza Rahmadinna/SW/Foto: Valuavitaly/Freepik)