Anda mungkin sering 'gemas' ketika Si Kecil tak berhenti menekan tombol telepon atau remote televisi. Apa sebenarnya yang membuat tombol-tombol ini begitu menarik perhatian mereka? Alice Honig, PhD, profesor perkembangan anak dari Syracuse University di New York, mengatakan, saat Si Kecil menekan tombol dan melihat perubahan, seperti timbul suara dan gambar yang berganti, ia mulai mengerti konsep sebab akibat. Ini merupakan proses belajar yang sangat baik untuknya.
Keterlambatan perkembangan yang terjadi pada Rifqah Khairani Ammarie, 4, terus berlanjut hingga memasuki usia 7 bulan. Melihat hal itu, Sang Ibu, Syavira Baidah, memutuskan untuk membawanya ke klinik khusus tumbuh-kembang anak di Jakarta. Rifqah pun disarankan untuk menjalani newborn screening.
Syavira Baidah, 31, menceritakan pengalamannya membesarkan seorang anak yang mengalami penyakit langka. Rifqah Khairani Ammarie, 4, didiagnosis mengalami phenylketonuria, yaitu kelainan genetik yang menyebabkan pencernaan tidak bisa memproses protein. Hanya ada 3 orang yang terdeteksi terkena penyakit tersebut di Indonesia.
Menurut Dr. Robert Titzer, PhD dari Indiana University dan pencipta program Your Baby Can Learn!, Your Child Can Read!, dan Your Baby/Child Can Discover!, Anda sudah bisa mengajarkan Si Kecil membaca sejak usia 3 bulan.
Seorang bayi bernama Reed, 16 bulan, memiliki ayah yang kembar identik. Sang Ayah, Stephen mencoba mengecoh Reed dengan mengajak saudaranya yang bernama Michael datang ke rumahnya. Saat tiba di rumah, Stephen yang biasanya tidak memakai kacamata, sengaja memakainya agar terlihat persis dengan Michael. Keduanya pun berdiri di hadapan Reed.